Optimalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Tengah Keterbatasan Jam Tatap Muka

Authors

  • Suji Astuti SDI Salman Al Farisi Author

Keywords:

Strategi Guru PAI, Kurikulum Merdeka, Jam Tatap Muka, Pembelajaran PAI

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka membawa perubahan signifikan pada struktur alokasi jam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum. Pergeseran dari tiga jam per minggu dalam Kurikulum 2013 menjadi dua jam intrakurikuler dalam Kurikulum Merdeka menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan praktisi pendidikan Islam terkait ketercapaian kompetensi spiritual dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan guru PAI dalam merespons perubahan tersebut secara efektif dan inovatif. Menggunakan pendekatan riset kepustakaan (library research) dengan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber akademik dan regulasi yang relevan, kajian ini menemukan bahwa guru PAI yang adaptif menempuh lima strategi utama: (1) penguatan pembelajaran berbasis proyek keagamaan (P5RA), (2) integrasi teknologi digital sebagai perluasan ruang belajar, (3) optimalisasi pembelajaran di luar jam formal melalui pembiasaan sekolah, (4) kolaborasi lintas mata pelajaran, dan (5) penguatan kemitraan antara sekolah dan orang tua. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbatasan jam tatap muka tidak harus berimplikasi pada penurunan kualitas pembelajaran PAI apabila guru mampu melakukan transformasi paradigma dari model transmisi konten menuju model pembinaan karakter yang holistik dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apple, M. W. (2004). Ideology and curriculum (3rd ed.). Routledge.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Darajat, Z. (2016). Ilmu pendidikan Islam (Edisi revisi). Bumi Aksara.

Habibah, M. (2022). Pengembangan kompetensi digital guru Pendidikan Agama Islam sekolah dasar dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Journal of Primary Education, 3(1), 76–89.

Hakim, F., & Puspita W., D. M. A. (2025). Rekonstruksi kurikulum PAI di ruang digital: Strategi pembelajaran berbasis teknologi untuk generasi digital. An-Nadwah: Journal Research on Islamic Education, 1(01), 50–64. https://doi.org/10.62097/annadwah.v1i01.2062.

Jackson, P. W. (1968). Life in classrooms. Holt, Rinehart and Winston.

Kemdikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Kemendikbudristek RI.

Kemdikbudristek. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek RI.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Mulyasa, E. (2018). Manajemen pendidikan karakter (Edisi 3). Bumi Aksara.

Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2017). Ilmu pendidikan Islam (Edisi 3). Kencana.

Nawawi, M. L., Kurniawan, W., & Jamil, M. A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di lembaga pendidikan era Society 5.0 (Studi kasus pada SMA Bustanul 'Ulum Anak Tuha). Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 8, 899–910.

Rahmatullah, A. S., Mulyasa, E., & Priatna, T. (2022). Paradigma baru manajemen pendidikan Islam di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(1), 1–24. https://doi.org/10.14421/jpai.2022.191-01.

Romadhon, M., & Anshori, I. (2022). Kompetensi guru PAI dalam menghadapi perubahan kurikulum: Antara idealisme kebijakan dan realitas lapangan. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 145–162. https://doi.org/10.14421/jpi.2022.112-03.

Sembiring, E. (2025). Efektivitas strategi pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran PAI. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1), 103–108.

Subairi, A. (2023). Kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam penerapan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 9(2), 321–334.

Syaifuddin, M. (2020). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 55–68. https://doi.org/10.29313/tjpi.v9i1.5678.

Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. University of Chicago Press.

Utari, A. (2022). Problematika guru PAI dalam menghadapi Kurikulum Merdeka pada pelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2). https://doi.org/10.31949/am.v4i2.4500.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan (Edisi 2). Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Optimalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Tengah Keterbatasan Jam Tatap Muka. (2026). Insanera: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 120-128. https://ejournal.dafamediapustaka.com/index.php/insanera/article/view/37